Breaking News
Home / Inspirasi Mitra / Inspirasi Mitra

Inspirasi Mitra

Ahmad Irawan

Ini Kunci Sukses Usaha Sabana Fried Chicken

Banyak orang berfikir mulai usaha, bingung, bimbang dan tak tahu harus bagaimana dan mulai dari mana. Pun demikian, banyak yang sudah paham jika perjalanan membangun usaha memang tidak mudah. Ujian dan ketekunan menjalani usaha adalah kunci sukses berbisnis Sabana Fried Chicken. Hal itu yang dialami oleh Ahmad Irawan, Mitra Sabana Fried Chicken di Jl. Sentosa Raya, Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat.

Berlatar belakang marketing, memudahkan Irawan menjual dan mengenalkan Sabana Fried Chicken pada konsumen. Awalnya ia merasa sangat berat, aksi nyatanya dimulai dari sebar brosur, tester, hingga datang ke perumahan dan sekolah. Semua itu dijalaninya dengan tekun, konsisten dan tak kenal menyerah. Bahkan ia hanya bisa menjual 3 ekor dalam 1 hari selama 6 bulan lamanya. Namun, tak ada kata menyerah dalam hidupnya, ia terus belajar bagaimana cara mengenalkan Sabana ke berbagai tipe konsumen di sekitar lokasi boothnya.

Setelah 6 bulan, ia mulai mengenal tipe konsumen, penjualan pun naik jadi 6 ekor per hari. Jumlah itu semakin menguatkannya langkahnya hingga usia usahanya sudah berjalan satu tahun. Kenaikan punan mulai terlihat dengan torehan omset yang mencapai 10-12 ekor per hari.

Kinerja usahanya terus berlanjut hingga 30 ekor per hari. Letak boothnya yang ‘ngemper’ di dekat rumah mertuanya dijalaninya hingga beberapa tahun. Tibalah saatnya kompetitor itu datang dan menggerus sebagian omsetnya. Mulailah ia berfikir untuk mencari jalan keluar.

Tantangan berikutnya adalah ia harus merubah tempat usahanya ari sekedar booth ke ruko atau toko, sehingga bisa dapat meletakkan lebih banyak barang dan memudahkan dirinya mengatur stok ayam dan memfasilitasi konsumen jika ada yang ingin makan di tempat.

Akhirnya ia memberanikan diri mengubah tampilan boothnya plus ruko. Omsetnya mulai naik sebanyak 35 ekor per hari. Ia semakin kuat untuk terus bergerak. Dirinya beranggapan, jika tidak bisa menyerupai minimal outlet agar enak dipandang, bersih, dan konsumen nyaman belanja ke Booth Sabana miliknya.

Kehadiran kompetitor membuat dirinya semakin semangat. Apalagi ada kenaikan omset paska berubah menjadi kios. Satu hal yang dijaga Irawan, soal kualitas ayam. Karena ayam Sabana Fried Chicken ini sudah berbumbu, jika didiamkan di udara bebas paling bertahan 12 jam. Menjaga kualitas ayam agar tetap fresh, dirinya selalu menyimpan di freezer di rumah. Di outlet hanya untuk ayam yang akan segera diolah.

Kunci sukses Irawan mengelola bisnis Sabana Fried Chicken ini selama 8 tahun adalah fokus dan terus berjuang untuk tetap mempertahankan pencapaian selama ini. Baginya ini bisnis utama dan dia tidak akan main-main soal kualitas, kalau kualitas berbeda pasti ditinggal orang. “Kita harus upgrade kemajuan teknologi, serta fokus mengembangkan usaha ini secara maksimal,” katanya bangga.

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *