Inspirasi MitraPORTAL MEDIA 1

Buah Manis Dari Ketekunan Membangun Usaha

Bekasi, Sabanaku.com-Perjalanan karir seseorang tidak dapat ditebak. Dan itulah takdir yang siapa pun tak dapat menebak dimana ujung dan akhirnya. Begitu pula yang dialami oleh Sutrisno, Mitra Sabana Fried Chicken di dekat RSUD Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten ini.

Perjalanan Pria asal Jawa ini memang cukup berliku. Ia telah mengabdi puluhan tahun pada salah seorang pemilik bisnis rokok terkemuka di Indonesia, tepatnya sebagai tukang kebun dan kebersihan.

“Saya sudah lama bekerja disana, namun perlakuan kepada saya kurang, saya hanya bisa merasakan kebaikan saat butuh pinjam uang, setelah salah satu dari mereka meninggal, saya mulai goyah, dan memikirkan masa depan saya selanjutnya, setelah saya cari informasi di berbagai sumber, salah satunya di Facebook, saya lihat ada promo Sabana, ada kawan FB yang posting, saya pelajari, dan saya amati memang usaha ayam tidak ada musimnya, ayam sudah jadi makanan pokok, semua kalangan dan usia suka dengan ayam, dari situ, tekad saya untuk mandiri kian kuat,” katanya.

Setelah mantap untuk mandiri, Trisno, demikan ia biasa disapa, memberanikan diri mengutarakan maksudnya ke Bos.  “Dia kaget karena saya berani keluar,” katanya mengingat kondisi saat ingin keluar dari kondisi nyaman sebagai pekerja.

Setelah keluar, Trisno mulai mencari info tentang Sabana, merek kemitraan ayam goreng halal yang didapatnya dari facebook beberapa waktu lalu. “Ada informasi gerobak Sabana di tempat ini dijual, setelah saya bertemu orangnya dan bicara panjang lebar, akhirnya deal, saya beli gerobak ini dengan harga Rp juta, uang hasil tabungan kerja dan sisanya saya buat modal kerja dan beli motor,” katanya.

Awalnya, Sutrisno tidak bisa naik motor. Namun karena tuntutan untuk menghidupi keluarganya, walaupun dengan kondisi tubuh yang tidak normal, ia tanpa lelah mewujudkan  cita-citanya untuk mandiri. “Saya paksakan apapun kondisinya, bahkan saat itu saya baru belajar naik motor, saya sedang training di Pondok Gede, Bekasi, saya menggendari motor dan hampir masuk tol, beruntung ada orang yang ingatkan saya,” katanya.

Kini, Trisno dengan penuh ketekunan, membangun usaha Sabana Fried Chicken. “Saya merasakan ada perubahan besar dalam hidup saya ketika usaha bersama Sabana, Alhamdulillah, ada beberapa pelanggan yang setia, dan penjualan mencapai 8 ekor per hari,” katanya.

Dirinya semakin optimis dan yakin bahwa Sabana akan semakin dikenal konsumen. “Fokus saya adalah menjaring pelanggan, baru 3 bulan ini saya usaha Sabana, semoga semakin banyak yang cinta Sabana,” katanya.   

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close