NewsFlashPORTAL MEDIA 1

Menyibak Pasar Baru di Kabupaten Sukabumi

Bekasi, Sabanaku.com- Sabana Fried Chicken terus berkembang dan membuka pasar baru di daerah-daerah yang masih kosong dan belum tersentuh oleh mitra-mitra hebat Sabana.

Mitra Sabana Fried Chicken, Sigit Pamungkas dan Kabul Arifin di Cimelati, Kabupaten Sukabumi

Kali ini, daerah yang dibuka dan masih kosong itu adalah Kabupaten Sukabumi, daerah dengan potensi perkembangan dan pertumbuhan ekonomi yang cukup besar dengan dibuktikan oleh keberadaan banyak pabrik-pabrik besar berada di Kabupaten yang bertetangga langsung dengan Kabupaten Bogor.

Melihat peluang tersebut, salah satu mitra Sabana Fried Chicken yang baru saja bergabung, Sigit Pamungkas dan Kabul Arifin sangat optimis dengan pasar baru yang ada di Kabupaten Sukabumi.

“Secara daya beli, saya yakin ada, karena banyak pabrik dan sekolah di sini, hanya saja kita harus edukasi dan promosi lebih ekstra karena Sabana baru hadir di sini,” katanya. Kios sabana Fried Chicken terletak di Pertigaan Cimelati, Kabupaten Sukabumi dan tidak jauh dari lokasi Stok Point Sabana.

Saat pembukaan Kios Sabana Fried Chicken, Sigit menyatakan bahwa tekadnya mandiri secara ekonomi bersama Sabana Fried Chicken merupakan upaya positif untuk membantu Pemerintah mengurangi angka pengangguran.

“Salah satu niat mulia saya adalah karena di sini laki-laki kurang terserap dalam rekrutment karyawan pabrik, maka banyak diantara mereka yang menjadi pengangguran dan bekerja di banyak sektor non formal, karena itu, Sabana Fried Chicken membuka kemitraan di Sukabumi sangat tepat sehingga bisa menyerap tenaga kerja di sini,” katanya.

Dalam pembukaan kali ini, dirinya bersama partnernya, Kabul Arfin yang merupakan pria asal Sukabumi dan banyak mempunyai banyak link di sana. “Saya akan mulai berupaya menjangkau pasar di pabrik-pabrik sekitar, dn juga terus memantau lokasi-lokasi kosong agar bisa hadir di lokasi yang lebih  mendekati konsumen,” katanya.

Proses pembukaan kios miliknya ini juga cukup berliku. “Awalnya saya sudah mulai ragu bisa buka kios ini,  banyak proses yang mesti dilewati, tetapi dengan keyakinan dan tekad kuat kami berdua, Alhamdulillah kami bisa buka di Sukabumi ini,” katanya.

Selain itu, proses latihan menggoreng dan menguasai beberapa teknik tentang penanganan bahan baku.

“Bagaimana membuat tekanan api secara pas saat menggoreng dan bagaimana penanganan bahan baku yang tepat dan memenuhi unsur higinis dan bersih sesuai standarisasi halal yang ada, semua kami berikan dan karyawan juga harus memenuhi standarisasi tersebut,” kata Haryono Dony, yang datang mengasistensi mitra baru saat launching pada Sabtu, 14 Desember 2019 lalu.

“Saya menekankan kepada karyawan untuk menjaga kualitas, ayam sisa jangan lagi didisplay, karena akan berdampak buruk pada kepercayaan konsumen, lebih baik kita bagikan atau dikonsumsi kru, insya Allah akan bernilai manfaat dan berkah buat usaha kita,” kata Sigit Pamungkas yang diamini oleh rekannya, Kabul Arifin.

Dirinya menyebut sangat optimistis dengan pasar yang masih luas. “Paling soal edukasi dan memberi informasi akan Sabana Fried Chicken saja kepada konsumen lokal, soal harga dan rasa insya Allah konsumen tak bisa dibohogi,” katanya. 

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close