Inspirasi MitraPORTAL MEDIA 1

Hadirkan Layanan Prima, Sabana Pondok Labu Kian Eksis

Pondok Labu, Sabanaku.com-Awalnya, Gusman  hanya mempunyai gerobak satu yang terletak di Jl, Tawakkal 6, Kelurahan Petamburan, Kecamatan Grogol, Jakarta Barat. Melihat pertumbuhan dan perkembangan kian membaik dan pasar terus bertumbuh, Gusman melihat ada celah pasar di Pndok Labu, tepatnya di Universitas Veteran yang sudah disahkan sebagai salah satu perguruan tinggi negeri itu.

Melihat peluang terbaik tersebut, Pemilik ID Booth bernomor 160011991 ini mengambilalih pengelolaan booth di lokasi tersebut yang sebelumnya dihandle oleh adiknya, Alfa Hendra.

“Saya melihat tempat ini awalnya tidak tertarik, namun setelah saya amati lokasi sekitar dan ada pasar mahasiswa dan penduduk yang padat, saya mulai serius dan memutuskan untuk mengambil lokasi ini, ternyata setelah saya jalani selama 1 tahun ini, hasilnya cukup menjanjikan,” katanya.

Untuk memudahkan konsumen, Gusman pun tak sungkan membuka layanan delivery atau pesan antar. “Biasanya konsumen memesan via telpon dan uangnya ditransfer, kita langsung proses dan antar,” katanya. Melihat kebiasaan pasar yang seperti itu, Gusman pun gerak cepat untuk menyediakan layanan pesan antar yang terpercaya demi menjaga kenyamanan dan kepercayaan konsumen.

Selain itu, Gusman pun menyediakan beberapa kemudahan lain bagi konsumen dalam membeli  produk Sabana Fried Chicken. “Untuk pembayaran saya sudah gunakan mesin EDC dan uang digital berpartner dengan OVO, hasilnya konsumen merasakan kenyamanan dan kemudahan berbelanja di outlet Sabana Pondok Labu ini,” katanya.

Gusman pun sangat peduli terhadap kenyamanan karyawan bekerja. “Dalam 1 minggu ada 1 hari libur, dengan jam operasi yang disesuaikan, kami buka jam 07.00 WIB sampai dengan pukul 22.00 WIB,” katanya.

Jika hari libur atau tanggal merah, ia dan istrinya yang menggantikan peran karyawan. “Saya yang mengaduk dan menggoreng, istri yang menerima pesanan dan melayani pelanggan,” katanya.

Saat ini, Gusman mampu menggoreng puluhan ekor dengan 2 booth yang dikelolanya. “Saya bisa menyekolahkan anak dengan baik dan ekonomi saya cukup stabil dengan usaha Sabana ini,” katanya dengan senyum sumringah.   

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close