Inspirasi MitraNewsFlashPORTAL MEDIA 1

Citarasa Sambal Pengaruhi Minat Konsumen Beli Sabana Geprek

Bekasi, Sabanaku.com-Tak dapat dipungkiri bahwa rasa sambal dan kualitas penyajian yang mengutamakan anasir food safety seperti kebersihan alat dan bahan baku, proses pengolahan yang higinis dan menggunakan bahan baku dengan kualitas yang baik, halal, dan memenuhi unsur kesehatan menjadi sebuah keharusan mutlak yang tak dapat ditawar oleh mitra Sabana dalam menyajikan dan memproses makanan, khususnya sambal Geprek.

Hal tersebut juga menjadi salah satu program prioritas yang dilakukan oleh tim Pengembangan dan Pembinaan Mitra Sabana Fried Chicken Pusat. “Sudah puluhan kali digelar pelatihan menggoreng dan pelatihan Food Safety atau Food Handling oleh tim PNP Pusat, dengan demikian mitra apat mengetahui bagaimana memproses makanan yang benar dan sesuai dengan standar kesehatan yang berlaku, saat dan selama pandemic, kegiatan training ini terhenti dan kita hentikan, menunggu situasi kembali kondusif,” kata Beny Kurniawan, Manager Pembinaan dan Pengembangan Mitra Sabana Fried Chicken.

Erat kaitannya dengan pengolahan sambal Geprek yanag harus mengutamakan kualitas agar rasanya terjaga juga menjadi konsen utama bagi mitra Sabana secara keseluruhan. Khususnya mitra Sabana atas nama Asep Sobari, mitra yang bernomor ID booth 18-001-2281 dan berlokasi di Jalan Mayjen Darsono RT 003 RW 001 No 71 Cariu,  dekat Alun Alun Cariu, Cieungsi. 

Menjadi mitra Sabana sejak 24 Juni 2017 tepat bulan Ramadhan memulai jualan, Asep Sobari telah banyak mengalami pasang surut bermitra dengan Sabana Fried Chicken. “Terkait rasa dan kualitas penyajian dapat menjaga hati konsumen agar tidak mudahp pindah ke lain merek ayam goreng, ini yang perlu kehati-hatian dan perjuangan juga konsistensi menjaga usaha sesuai SOP Pusat,” katanya. 

Dengan ada menu Sabana Geprek, memang dapat menaikan  penjualan. “Awalnya bikin sambal dadakan per porsi karena konsumen lama menunggu jadi bikin stock untuk 10 porsi, dan pastinya rasa sambal berpengaruh pada minat konsumen untuk mencoba geprek, ternyata dengan rasa yang pas konsumen menjadi tertarik dan ketagihan,” katanya.

Padahal, katanya, penjualan Sabana Geprek miliknya tak leih dari 10 sampai 15 porsi per hari. “Namun itu dapat menaikkan penjualan saya hingga 30 ekor per hari,” katanya.  

Asep Sobari  berbagi tips untuk menjaga minat pembeli. “Ikuti saja minat pembeli aja, karena sambalnya ada yang mau dipisah harus siap menyiapkannya atau sedikit di perhatikan rasa sambalnya agar pas takaran garam sama gurihnya dapat,” katanya.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close