Inspirasi MitraNewsFlashPORTAL MEDIA 1

Kulit Kripy Sabana Sangat Digemari Konsumen

Palmerah, Sabanaku.com-Kulit Krispy Sabana memang cukup nikmat dikonsumsi sebagai camilan dan pendukung produk utama, yaitu ayam goreng Sabana. Hal etrsebut dikatakan oleh Mitra Sabana yang terletak di Palmerah, Jakarta Barat, M. Nico Susanto.

Mitra Sabana yang berada di Palmerah, khususnya Kampus Bina Nusantara ini bergabung menjadi mitra sejak tahun 2017. “Alhamdulillah, pengalaman atau suka duka menjadi mitra Sabana sangat menyenangkan,dan positif, menambah pendapatan saya yang semula hanya pas-pasan karena masih jadi karyawan, sehingga sampai saat ini saya bisa fokus berdagang, dan berkahnya nyata usaha bersama Sabana,” katanya.

Erat kaitannya dengan respon  konsumen soal produk kulit krispy Sabana menurutnya sangat positif. “Alhamdulillah,sangat baik, positif, mulai dari anak- anak sampai orang  dewasa sangat menyukai, baik sebagai camilan ,maupun lauk makan, mengingat harga kulit krispy sabana sangat terjangkau, dan rasa khas bumbu sabana yang enak,  dengan harga 5000 sudah dapat 1 pcs produk kulit krispy Sabana,” katanya. 

Tak heran jika Nico kini mampu menjual hingga  4-6 bungkus, atau jika dalam kemasan kulit, berjumlah menjadi 40-60 pcs per hari.

Lalu, apakah naiknya penjualan kulit dapat menurunkan penjualan produk utamanya? Ia menjawab tidak, bahkan menjadi daya ungkit yang mendukung penjualan produk utama. “Alhamdulillah  tidak berpengaruh untuk penurunan penjualan ayam,bahkan sangat mendukung untuk produk utma,” ujarnya.

Karena, imbuhnya,  kulit crispy ini konsumen menjadikannya sebagai camilan, atau pun tambahan lauk makan, sangat mendukung penjualan, penyajiannya juga cukup unik,  penyajian kulit dikemas  dalam  kemasan tersusun rapi dalam etalase, yang menjadi daya tarik dan rasa penasaran para konsumen dengan adanya produk kulit ini.

Terkait penjualan di masa pandemic Covid-19, menurut Nico tentu saja menurun. Bahkan untuk kulit sendiri, dikatakan Nico, penurunannya sampai 30%. “Apalagi saya berjualan di dekat kampus, saat ini kampus sedang diliburkan dengan batas waktu yang tidak ditentukan,” katanya.

Guna mensiasati penurunann ini, Nico menambahkan sarana penjualannya ke layanan antar online seperti Grabfood, dan Gofood, dan juga selalu menjaga kebersihan, memperhatikan kualitas gorengan. Apalagi di masa pandemi covid -19 ini, dirinya menawajibkan karyawan selalu memakai, masker, sarung tangan pada saat melayani konsumen, dan menyediakan selalu handsanitizer di boothnya.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close